my pets

my pets
ngaco abis ini mah bukan pet, but dari game kok

Thursday, December 18, 2008

filusuf kosong dan berisi

saya sempat isneg2 mencari apa sih artinya kosong adlah berisi dan berisi adalah kosong.... mungkin ini juga masih jauh dari sempurna, karena wa ndiri sebagai penulis masih dalam pembelajaran mengenai hal tersebut, namun banyak sekali yang wa dapet setelah melihat lebih jauh dari mulai hal2 yang sepele sampai hal2 yang ribet. Yang wa tangkep yaitu bahwa sebenarnya jika kita dalam kondisi netral(tanpa emosi...tidak terlalu senga , tetapi tidak sedih... gampangnannya kita tidak terlalu mengunakan emosi untuk bertindak).... lihat saja bila kita pakai emosi dalam menangani masalah. Jika kita memakai emosi misalnya senang kita akan melihat dengan lebih postif suatu maslah dan karena terlalu senangnya kita jadi lupa bahwa sellau ada bahaya yang mengintai kita. sebaliknya jika sedih kita jadi pesimstik dan akan sulit untuk melihat sisi cerah dari masalah. Tapi bila kita kesampingkan ke dua hal tersebut justru dengan menenagkan pikiran kita bisa melihat kedua sisi, sehingga kita tidak terlalu ceroboh, tetapi juga tidak terlalu berhati2 . jadi bisa dikatakan otak yang kosong itu berisi lebih banyak daripada otak yang berisi emosi kita.... ini seakan-akan otak yang berisi emosi manjadi tidak memiliki nilai sama sekali, sehingga tampak lebih hampa. sebenarnya anlogi ini juga gak terlalu tepat untuk mengambarkannya ..... maaaf karena keterbatasan bahasa yang kita pakai dan kemmapuan bahasa sipenulis yang tidak terlalu baik.
ada lagi analogi yang laen yang mungkin muncul di benak saya selain ini mungkin dapat membantu mungkin juga tidak. pada dasarnya kita adalah mahluk tanpa emosi namun seiring adanya lingkungan kita menjadi mahluk yang penuh dengan emosi(.... wakakaka ini bukan yang utama kok tenag aja). kita pada dasarnya adalah mahluk yang tidak tahu apapun tapi lama-kelaman kita jadi tahu segalanya( ngak tepat bener sih, cuman apa yang kita pengen tau aja sih sebenarnya). Namun kita kadang tidak bisa pernah puas untuk terus mencari dan mengisi dan uniknya yang kita isi tidak pernah penuh. giman itu isa terjadi? yang wa tangkep selama ini sih karena dalam diri kita hampa, bagaimana ke hampaan bisa di isi, jwabannya adalah tidak terbatas, karena itu kita tidak pernah puas..... kadang kita membuat masalah sendiri dalam hidup padahal hidup sendiri bukan masalah sama sekali tapi karena pikiran kita sendiri masalah seolah-olah menghampiri kita. padahal simulasi otak kita yang membuatnya. Misalnya pilihan untuk pergi karena dipaksa temen deh( biar lebih ekstrim dikit.... bayangin temen memaksa dengan sangat sampai2 kita akhirnya mau, tapi sebenarnya kita gak punya niat untuk pergi sama sekali), apakah kamu dipaksa sebenarnya? jawabannya sebenarnya tidak, yang padahal udah jelas dipaksa kok masih tidak, hal ini dikarena kan yang memutuskan kan kamu sendiri.... toh klo kita menghindar juga bisa kok. Kita sebenarnya mahluk yang bebas( bebas disini bebas berpikir, bebas mengambil putusan ), tapi kadang kita merasa terkurung justru yang mmebuat kita terkurung adalah diri kita sendiri... yang sengaja membuat batasan sehingga seakan2 kita dipaksaa untuk taat. udah dulu deh disini aja .jika ada kata yang salah mungkin isa didiskusikan dan sekalian nambah pengetahuan bersama.